Rabu, 14 Juni 2017

10 Things That bring God's Love

May we always get God's love, that's what every slave should look for in every heartbeat and every breath.
Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu 'ala Rosulillah wa' ala wa wa shohbihi wa man tabi'ahum bi ihsaanin ilaa yaumid was invited.
Brother, really everyone wants to get God's love. Then how do I get the love. Ibn al-Qayyim (may Allah be pleased with him) mentioned some things in order to obtain this purpose in his book Madarijus Salikin.
First, read the Qur'an by contemplating and understanding its meaning. This can be done as someone understands a book that he memorizes and must get an explanation of the contents of the book. This is all done to understand what the author of the book meant. [Then so can that be done to the Qur'an, pen]
Second, closer to God by doing the Teaching of our prophet Muhammad , that Called as sunnah, after doing mandatory worship. With this someone will reach a more noble level of being a person who gets the love of God and not just being a lover.
Third, constantly remembering God in every circumstance, either by heart and by mouth or by his deeds. Remember, the love of God will be obtained simply by the state of dhikr to Him.
Fourth, prefers the love of God rather than the love of himself when he is overcome by his desires. Similarly, he always wanted to increase his love for Him, despite having to go through various difficulties.
Fifth, contemplating, caring and acknowledging the greatness of God's name and nature. Similarly his heart always try to think of the name and nature of God repeatedly. Whoever knows God correctly through his name, nature and deeds, then he must love God.
Sixth, pay attention to the goodness, favor and grace of God that He has given us, both inward and inner favors. This is the encouraging factor to love Him.
Seventh, this is so special-that is to bring the heart as a whole when doing obedience to God by contemplating the meaning contained in it.
Eighth, aloof with God  in the last third of the night to worship and communicate to Him and recite His Word (Qur'an). Then end it with istighfar and repent to Him.
Ninth, sitting with people who love God and with the shidiqin. Then picking up those fruit-like words that are so delicious.
Then he did not put out the word unless it was clearly BENEFICIAL and known that with these words will increase the usefulness for him and also for others.
Tenth, away from all the causes that can hinder between himself and Allah Ta'ala.
May we always get God's love, that's what every slave should look for in every heartbeat and every breath. Ibn al-Qayyim said that the key to getting it all is to prepare the soul (heart) and open the eyes of the heart.
Alhamdulillahilladzi bi ni'matihi tatimmush sholihaat. Wa shallalahu 'ala nabiyyina Muhammad wa' ala senti wa shohbihi wa sallam.
Source: Madaarijus Saalikin, 3 / 16-17, Ibn Qayyim Al Jauziyah, published by Darul Hadith Al Qohiroh


Writer: Abduh , 
Translator : Ahamed

Story Memorizing Quran Of Sheikh Sudais

The most  heard murothal or recitations of the quran among us is from Shaykh 'Abdurrahman Sudais hafizhohullah. He is one of the imams and preachers of the Grand Mosque, Makkah Al Mukarromah. Of course, his voice is so melodious and  so Nice when he read The Qur'an. He is not only hafiz (Memorize) quran, but also a specialist in the science of Fiqih. How is his ideals in childhood? Here's the story.
When Shaykh Sudais was in the age of the children, the mother always said, "Oh 'Abdurrahman, memorize the Quran, Insha Allah will be the imam of the Masjidil Harom." So motivational motivation from mother to little Sheikh Sudais can be motivated to memorize qur'an.
Then whenever little Sheikh Sudais came to the Masjidil Harom, he looked more closely at how the conduct of the imam was there. Then in his mind imagine, is it possible he will be like that (become the imam of the Harom Mosque) from day to day?
Then the thought of little Sheikh Sudais finally provoked. The encouragement from her mother had really motivated her. Then he imagined again in his mind, "Could it be that I can memorize qur'an without being mistaken? Could I possibly recite the Qur'an without making a mistake?"
Finally with the gift of God, we can see for ourselves how he reads through prayers at the Harom Mosque. Also present when he read the verse, memorization is so strong, we do not find defects here and there. This is the fadhlullah, the gift of God given to whomever He wills. [1]


***
Lessons from his story above are:
1. The motivation encouragement of the parents is very easy a child can be sholeh and can be a memorize qur'an.
2. Memorize the quran in childhood like someone is very easy to carve in stone. But it is never too late to memorize the qur'an. There are several real stories that show there are parents who are already headed five (55 years) memorize the qur'an. There is a 60 year old also became hafizh qur'an. That is the gift of God.
3. To memorize qur'an someone who gets the motivation of the Qur'an is easy to memorize. This kind of motivation will make the child or others more motivated to memorize the qur'an, different if given the opposite motivation.
Allah Ta'ala said,
ولقد يسرنا القرآن للذكر فهل من مدكر
"And verily We have made it easy for the Qur'an to study / Memorize, so is there any who take lessons ( Is there any want to Memorize it ? ) ?" (QS Al Qomar: 17).
Being with the taufik and the ease of our God can be part of the people who become hafizh qur'an perfectly. If we as parents, do not forget to motivate our children to memorize the qur'an, because it will raise the degree of our children in the world and the hereafter, parents will get the good. Do not forget to join with prayer
Wallahu waliyyut taufiq.


[1]Spelled freely from the Dalil 'Ibadir Rahma ila Hifzhil Qur'an, p. 65, published by Darul Kalimah, first print, 1427 H

Rabu, 07 Juni 2017

10 Metode Menghafal Al-Quran

Banyak Jalan Menuju Roma, Agaknya pepatah ini bisa kita gunakan dalam menghafal Al-Qur'an. Banyak cara menghafal Al- Qur'an . Berikut beberapa metode


Cara Cepat Menghafal Qur'an ?

1. Menghafal Al Qur'an tanpa Menghafal

Nah, bingungkan? Maksudnya ialah metode ini tidak perlu menghafal dengan susah payah, karena hafalan ini akan lengket sendiri di kepala kita. Bagaimana caranya.

a. Anda harus memiliki mp3 syeikh atau qori yang anda sukai , Misal : Syeikh Mishary Rasyid, Syeikh Sudais, Syeikh Syuraim, atau yang lainnya
b. Setting dalam mp3 tersebut setiap ayat diulang 20 x . Misalnya, Al Baqoroh ayat pertama diulang 10 x , jadi nanti bacaannya alif lam mim sampai 10 x , baru nyambung dzalikal kitab ...  10 x dan seterusnya..  Bagaimana cara membuat setiap ayat bisa berulang seperti itu ?  Sudah banyak aplikasi Android yang memungkinkan untuk mengedit video, apalagi hanya mp3.
c. Ulang ulang saja Mp3 tersebut, baik anda di dalam rumah,lagi main game, lagi belajar, membaca  buku, di dalam mobil, Insya Allah ,  Hafalan tersebut akan datang kepada Anda, tanpa anda yang susah menghafalnya.

Apakah cara ini efektif ? Ya, sangat efektif, bahkan lagu syeikh tersebut akan anda ingat, bukan hanya ayatnya yang anda ingat.
Apakah ada yang berhasil dengan metode ini ? Ada, bahkan banyak sekali, terutama anak anak yang sering kita saksikan di hafizh indonesia acara Rcti itu. mereka diperdengarkan al quran oleh ayahnya pada saat belajar atau bermain di rumah. 

2. Menghafal dengan cara Mengulang

Metode atau cara menghafal Qur'an ini dipraktekkan oleh kebanyakan orang di timur tengah, seperti yaman, dll . Bagaimana Caranya
a. Anda memiliki mushaf yang mudah untuk dibaca ( jangan yang terlalu kecil )
b. Lihat ayat yang akan anda hafal
c. baca ayat itu 40 - 100 kali tanpa menutup mata seperti yang biasanya kita lakukan
d. baca ayat sampai 40 x , walaupun sudah hafal di pengulangan yang ke-10,mata tetap menuju mushaf dan mengulang tanpa menutup mata
d. setelah selesai, baca tanpa melihat ayat 5 kali saja , insya Allah sudah hafal

Kelebihan metode ini , bagi anda yang sukar atau sulit menghafal, metode ini adalah salah satu yang terbaik, karena hanya memerlukan konsistensi dalam mengulang ayat.
Ayat yang anda hafal , Insya Allah akan lebih lama berada dalam ingatan
Kekurangan metode ini ialah tenggorokan anda kering , dan suara agak agak gimana gitu setelah menghafal dngan metode ini . Ya, namanya juga menghafal qur'an. Pasti punya resiko sendiri.

3. Menghafal  dan Mengulang

Cara ini banyak dipraktekkan oleh para santri di indonesia
Cara ini kurang lebih sama dengan cara yang Ke 2, Hanya saja bedanya ialah. tetapi cara ini tidak mengkhususkan berapa kali harus anda Ulang.

4. Metode Menghafal dengan Menulis Al Qur'an
Walaupun jarang dipraktekkan, tetapi teman teman di sekolah saya, sering mempraktekkan cara ini, menurut mereka, hal ini adalah salah satu cara mudah bagi mereka. Caranya dengan Menulis ayat pada sebuah buku atau kertas, lalu mengulang ayat tersebut pada kertas yang kita tulis.

5. Metode menghafal dengan berkelompok
 Metode ini Membutuhkan teman sebagai orang yang membantu kita dalam menghafal, maksudnya ialah, metode ini membutuhkan teman yang sama sama ingin menghafal, agar hafalan lebih mudah untuk diingat . Caranya ?  Buat saja Kelompok antara 3-5 orang. hafal dan ulang setiap ayat 5 - 10 kali pengulangan.

6. Metode Terjemahan
 Anda memahami ayat al qur'an yang akan anda baca, dengan membayangkan dan memikirkan apa arti ayat ini, sehingga sangat Mudah untuk menghafalnya.

7. Metode Jari tangan
 Metode ini cukup sukses, dan diajarkan oleh Ust. Yusuf Mansur kepada para Murid Muridnya. Caranya, setiap anda menghafal al Qur'an, anda cukup menggerakkan jari anda seperti berzikir. Hasilnya, anda nanti akan tau ayat ayat al Qur'an dengan nomornya sekaligus.

8. Metode Ala Para Sahabat
Memahami Makna ayat, memahami asbabun Nuzul, memahami maksud dan tujuan penyampaian ayat, ini adalah metode para sahabat, dan disertai kecintaan kepada Allah dan Rasulnya lebih besar dari mencintai Diri mereka, Umar ibn Khaththab setelah 9 tahun menghafal al baqoroh, meminta izin kepada Rasulullah, apakah layak ia untuk menyambung ke surat ali imran. Semoga Allah merahmati Sahabat sahabat Nabi

9. Metode Menutup
Metode ini saya dapatkan dari guru tahfidz saya, beliau mengatakan tutup baris ayat yang akan diulangi , dengan secarik kertas atau apapun, sehingga ayat akan mudah terbayang di kepala.

10. Metode Mencintai Al Qur'an
 Kalau seseorang cinta Al Qur'an , maka tak butuh metode, tak butuh cara apapun, Al qur'an akan mendatanginya, dan ia pun akan selalu mendatangi al qur'an. Mencintai Adalah sesuatu hal yang mudah diucapkan dan sulit untuk direalisasikan. Dalamnya makna ini sehingga sangat sukar untuk dijelaskan.
Intinya ialah, kalau seseorang ingin berusaha, insya Allah Akan terwujud, sebanyak apapun metode yang saya jelaskan, jika kita tak punya niat dan kesungguhan untuk menghafal, maka sia sia sajalah.
Dan semoga Allah merahmati kita yang membaca, menghafal, memaknai , mengamalkan, serta belajar Al Qur'an . Amin ya Rabbal Alamin

Senin, 22 Mei 2017

Mengambil Teladan dari Muhammad Abduh

Bismillahirrohmanirrohim

Mengambil teladan, bisa dari mana saja, bahkan orang gila sekalipun , karena Ilmu bukanlah sesuatu hal  yang terkait dengan Formalitas sekolahan, atau kehebatan seorang guru, terkadang orang yang kita anggap remeh, sangat banyak ilmu yang bisa didapat darinya. Kendati lagi Ilmu dari seorang Ulama 'Modern' Syeikh Muhammad Abduh.Walaupun dalam beberapa hal, Syeikh Abduh dituding sebagai pemikir Liberal, Namun tetap saja Beliau adalah Seorang tokoh yang dikenal sebagai Ahli Tafsir, Ahli Hukum Islam, Ahli Logika, Ilmu kalam, Bahasa Arab dan Soal / permasalahan dalam kemasyarakatan.
Dan Melalui beliaulah kita dapat merasakan Suatu Ilmu yang sangat indah, yang beliau tuangkan dalam Tafsir Al- Manar yang dapat kita temui di toko Buku" di Hampir seluruh belahan Dunia.

Penulis Mengingat ada Satu Perkataan yang sangat terkenal dari beliau , yang akan menjadi bahan Penulis Pada Tulisan ini.
Perkataan itu ialah : "Al-Islamu Mahjubun bil-Muslimun" "Islam itu terhalang (pen- Keindahannya ) karena (pen- Kerusakan ) Orang Islam itu sendiri.
 Suatu kata yang sangat dalam untuk direnungi. Penulis sering mengganti nama Penulis untuk menggantikan Kata al Muslimun. maka artinya akan berubah menjadi 'Keindahan Islam itu terhalang karena ketololan saya' .
 
Kalau dahulu yang dimaksudkan oleh Syeikh Muhammad Abduh adalah Kebodohan dan Ketololan dalam berfikir karena fanatisme mazhab, atau fanatisme kelompok , sehingga timbul rasa 'kelompokku lah yang paling benar' dan menyerah pada takdir tanpa disertai rasa Usaha

Lalu Apa Maksud perkataan Syeikh Abduh  pada Zaman Sekarang ?

Umat Islam sibuk dengan hal hal yang sebenarnya tidak diperlukan.

Kita terlalu sibuk terkadang mengurusi suatu yang bukan Urusan kita, mengurusi Facebook yang kita rasa lebih kita perlukan dari agama kita. Mengutamakan bermain daripada belajar, mengutamakan Rupa daripada Ilmu.
Media Sedang bersatu untuk menurunkan citra Islam di mata dunia , Mengapa? Karena ada bahan yang bisa mereka berikan kepada Dunia.

Contohnya. Mereka katakan Islam radikal, bahannya adalah Isis atau Al Qaeda atau pembantaian Syiah Nushairi di Suriah
-Mereka Katakan Islam itu bodoh, Bahannya adalah kebanyakan Ilmuan berasal dari Eropa.
Ini memang nyata teman, kalau kita katakan , ahh engga kok , kan banyak juga Ilmuan yang Muslim. Ya , memang banyak, tapi tidak sebanyak Ilmuan mereka.
Inilah yang dinamakan Kejumudan dalam berfikir menurut Muhammad Abduh.

Lihatlah di zaman sekarang, Bukankah Ummat Islam begitu mudahnya dibeli. Ada yang dibeli dengan Uang, lalu kemudian menjadi liberal, ada yang dibeli dengan wanita cantik, lalu Murtad. Ada yang ditawarkan gaji Melimpah, kemudian berubah menjadi pendeta

Ayo, mari kita sadarkan diri, keluarga , teman dan saudara Kita sesama Muslim . Insya Allah
" Siapa yang menunjuki orang lain suatu kebaikan, baginya kebaikan tersebut tanpa mengurangi       pahala orang yang berbuat baik tersebut. ( HR.Bukhari / Muslim )

Minggu, 21 Mei 2017

Biografi Abu Hilal Al-Askari

Hassan bin Abdullah bin Sahl bin Sa'id bin Yahya bin Mehran Al Askari
Abu Hilal Lahir di Askar Makram Inti Ahwaz antara Basra dan Persia

الحسن بن عبد الله بن سهل بن سعيد بن يحيى بن مهران العسكري أبو هلال

Bioghraphy Abu Hilal Al-Askari

Kamis, 18 Mei 2017

Waspada Pemurtadan

 بسم الله الرحمن الرحيم
Menurut data yang kami temui, bahwasanya di Indonesia Terjadi pemurtadan yang cukup besar, Yaitu 2 Juta orang per tahun , 97 % Pindah ke agama Kristen, Dan pertumbuhan Gereja di Indonesia mencapai 385 % ( Kurang Lebih di Tahun 2016 ) .
Mengapa begitu mudahnya Murtad? Jawaban sederhananya ialah kebodohan.
secara tak sadar, umat islam di Indonesia telah dibodohi , tapi tetap merasa pintar. Di adu domba tapi tak merasa berseteru, dibully tapi tak merasa terhina, disudutkan, tapi tak merasa tersudutkan.

Islam terus mengalami Penyusutan di Indonesia.
Dahulu Umat islam 95 % , kemudian tahun selanjutnya 93 % , 90 % , dan pada Tahun 2010 , menurut Badan Pusat Statistik  bahwa, persentase umat Islam 87,18 persen; Kristen 6,96 persen; Katolik 2,91 persen; Hindu 1,69 persen; Budha 0,72 persen; Konghucu 0,05 persen; dan lainnya 0,13 persen.

Waspadai 5 Taktik Yahudi & Misionaris Terhadap Islam

1.Diskriminasi Media terhadap Islam

Kita tak sadar, media menyudutkan Islam, Kekerasan Fpi misalnya, selalu ditampilkan sebagai hal yang menakutkan, ketika mendengar Fpi, yang terlintas difikiran orang yang telah dibodohi media hanya 'Rasa ingin menang Sendiri' dan ' Kelompok Radikal'. Tetapi ketika Fpi menyumbang 1 miliar per tahun ke Suriah/ Palestine , Membangun rumah bagi warga aceh yg terkena gempa dan Tsunami, Seakan Media bungkam dan tak mau tau dengan kebaikan Islam.
Tetapi ketika kelompok yang menamakan diri Pro kebhinekaan muncul membagikan bunga di jalanan, membagikan permen , mereka angkat bagaikan Ke-Apikan Sosial.

Sama halnya ketika ada oknum Partai yang identik dengan Islam Korupsi, contohnya saja PKS , Media Indonesia tak ubahnya seperti Rumah yang kemasukan Buaya, Heboh dan menjerit jerit hendak memberitakan 'Kebiadaban Agama yang mengaku menjunjung adil di setiap kesempatannya.'
Tetapi ketika Oknum Kristen dan Katolik menjadi Tersangka  Dalam Kasus BLBI, mereka seakan Bungkam tak mau bicara, Terutama Metro Tv biadab. Padahal, Jumlah korupsi mereka , Jauh lebih banyak ( Puluhan kali lipat ) dari Korupsi Oknum Pks.



2. Menggunakan Romantisme
Hal ini Akan penulis Bahas lebih Jauh pada tulisan yang akan datang, Singkatnya, jurus ini sangatlah ampuh bagi mereka, dengan modus pacaran, menghamili, mengawini lalu dimurtadkan. Bukan hanya sampai disini , tingkat terendahnya ialah menjadikan gambaran bahwa pacaran , adalah Indah untuk dilakukan dan tergolong biasa, terutama pacaran dengan beda Agama.
Bagaimana Cara penyebarannya ? Dengan Film yang sering anda tonton di televisi.
Bukankan hampir di setiap film selalu menampilkan sisi Percintaan ala barat ?
Bukankah anda terbiasa menonton Aurat yang terpampang di Muka anda , sehingga tampak biasa ?
Ingat Asmirandah yang akhirnya Murtad karena dipacari Misionaris ?

3. Bergerak di Kegiatan Sosial

Tsunami  aceh 2004 , menurunkan banyak bala bantuan dari PBB, Salah satunya pastor Scott Biner , dari Amerika.  Umat islam  Kemudian Rela menukar Iman dengan Sebungkus supermi, menukar iman dengan sebuah Baju . Mungkin kedengaran diada adakan , tetapi begitulah adanya,


4. Kristenisasi Berkedok Hadiah
Sudah nonton di youtube , kegiatan Car Free day jakarta , yang menggunakan segala jurus kristenisasi , kalau belum tonton disini 

5. Kristenisasi Melalui pendidikan
Kristenisasi melalui pendidikan dilakukan dengan berbagai cara, misalnya memberi bantuan biaya sekolah dan beasiswa, berkedok kampanye antinarkoba di kalangan pelajar, dan mewajibkan siswa Muslim untuk mengikuti pendidikan agama Kristen. Para pelajar dan mahasiswa pun menjadi sasaran para misionaris.
Pada pertengahan Maret 2001, kelompok misionaris yang menamakan diri Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia (LPMI) membagi-bagikan paket gratis kepada para pelajar di Surakarta berisi sebuah kaset mengenai kisah Yesus menurut Injil Lukas dengan ditutup kampanye antinarkoba bertajuk “Say No Drugs!” dan kiat belajar efektif. Dalam paket itu juga terdapat obat-obatan dan permen produksi sebuah perusahaan obat dan permen terkemuka. Banyak siswa-siswi SMA Negeri 1, 2, dan 3 Surakarta yang menerima paket tersebut.
Di kampung Kamasan di kawasan Anyer Propinsi Banten, gerakan Kristenisasi mendompleng Kementrian Pemberdayaan Perempuan dengan berkedok bantuan dan misi pendidikan. Pada Maret 2004, instansi ini melakukan Bakti Sosial berupa pembagian buku dan alat tulis. Bahan-bahan bacaan agama Kristen yang meliputi Injil dalam versi komik, buku mewarnai bergambar gereja, dan alat-alat lainnya yang bersimbol salib memenuhi paket bantuan. Padahal paket bantuan ini disebar ke beberapa sekolah dasar, bahkan ke madrasah-madrasah yang tersebar di pelosok-pelosok kecamatan Anyer.

Sekali Lagi, waspada pemurtadan 

Biografi Maulana Abdul Hayy Lucknawi

Bismillah, Alhamdulillah ,
Biografi Maulana Abdul Hayy Lucknawi  Ulama india
Maulana Abdul Hayy Lucknawi [1264 - 1304 A.H.] 
Ia lahir di Banda, India, pada hari Selasa 26 Zul Qada 1264 A.H, penulis banyak karya terkenal dan seorang ilmuwan besar pada masanya. Dia adalah keturunan Sayyidina Abu Ayyub Ansari (R.A).Pendahulunya beremigrasi dari Madinah Munawwarah ke Hirat, lalu ke Lahore, Delhi dan akhirnya ke Sihala dan Firangi Mahal dekat Lucknow. Para ilmuwan saleh dan mulia selalu mendiami wilayah ini.Maulana Abdul Hayy mulai menghafal Alquran pada usia lima tahun. Dia dianugerahi memori yang luar biasa sejak kecil sampai-sampai dengan kata-katanya sendiri, dia ingat saat dia dipukuli pada usia tiga tahun.Dia awalnya belajar Quran oleh Hafiz Qasim Ali. Selanjutnya orang tuanya pindah ke Jaunpur dimana dia meneruskannya oleh Hafiz Ibraheem. Dia selesai menghafal Quran pada usia sepuluh tahun. Selama periode hifz-nya, dia juga mempelajari beberapa buku Persia di bawah ayahnya yang terpelajar.Ketika dia berusia sebelas tahun, dia memulai studi Islamnya di bawah ayahnya yang pada waktu itu mengajar di Jaunpur. Ia mempelajari semua buku dari Mizanus Sarf (Morfologi Arab) sampai tafsir Baydawi, lolos pada usia tujuh belas tahun. Setelah kematian ayahnya, ia belajar beberapa buku matematika di bawah tutor ayahnya, Maulana Muhammad Ni ?? matullah. (1290 A.H)Allah Taâ € ™ alaihi Maulana Abdul Hayy sejak kecil dengan cinta mengajar dan menulis. Setiap buku yang ia pelajari, ia mengajarkannya sesudahnya. Sebagai konsekuensinya, ia mengembangkan kemampuan luar biasa dalam setiap mata pelajaran. Tidak ada buku teks tentang masalah apa pun yang tetap sulit baginya sejauh dia bisa mengajar buku yang sebelumnya tidak dia pelajari oleh tutor seperti Al Isharat dari Tusi, Al ufuqul Mubin dan Qanunut Tibb, dll.Dia mengajar sebentar di Hyderabad. Selanjutnya dia pergi ke Lucknow dimana dia tinggal selama sisa hidupnya melayani Deen. Maulana Abdul Hayy ibn Fakhruddin Nadwi (1896 ?? 1923), ayah dari Maulana Abul Hasan Nadwi dan penulis Nuzhatul Khawatir, menceritakan bahwa dia sering menghadiri Maulana Abdul Hayy Majlis (kuliah beberapa kali) dan merasa sangat cerdas. , Terpelajar, samudra pengetahuan, mengenal dengan baik seluk-beluk Syariah sampai-sampai ia menjadi cendekiawan yang diakui secara internasional. Kapan pun ada diskusi dengan para ilmuwan, Maulana Abdul Hayy akan tetap diam sampai semua ilmuwan berbicara dan akhirnya mereka akan beralih kepadanya dengan sebuah pernyataan yang menentukan. Semua orang dengan suara bulat akan menerima vonisnya. Dia adalah salah satu keajaiban India dan tidak ada yang membantah kebajikannya yang tak tertandingi.Murid-muridnya benar-benar puas dengan metodologinya. Maulana Ni ?? matullah, gurunya, biasa memuji puji-pujiannya dengan murah hati. Karena cinta yang kuat untuk menulis, dia menulis lebih dari seratus buku tentang banyak topik seperti tata bahasa, morfologi, logika, fikih dan hadis, dll.Dia ditawari jabatan Hakim setelah ayahnya meninggal namun menolak, mengingat bahaya pendudukan dan merasa puas dengan barang-barang kecil yang dimilikinya. Dia merasa telah menerima tawaran itu, hal itu akan menghambat karir mengajar dan menulisnya.Salah satu karunia agung Allah Taa atas dia adalah keunggulan dan kesesuaiannya dengan ilmu Hadis dan Yurisprudensi Hadis. Dia selalu memilih moderat, menerima pandangan para fukaha selama ada bukti yang memadai dari Quran dan Hadis.Allah Ta'a juga memberinya kemampuan untuk melihat mimpi sejati dimana dia diberi beberapa indikasi. Dia melihat Sayyidina Abu Bakr, Umar, ibn Abbas, Fathima. Aisha, Ummu Habibah dan Muawiyah (radiyallahu anhum ajmaeen). Dalam mimpinya dan dia juga bertemu dengan Imam Malik (Syah), Shamasud Deen Sakhawi, Imam Suyuti dan cendekiawan lainnya, yang darinya dia diuntungkan sebagaimana disebutkan dalam buku terpisah mengenai topik ini.Mufti Makkah, Syekh Ahmad Ibn Zain Dahlan memberinya izin untuk semua isnad (rantai narasi) dari Al Hidayah dari Marghinanai dan juga apa yang telah dia pelajari dari semua gurunya. Mufti Muhammad bin Abdullah Hanbali dari Makkah, Sheikh Muhammad Ibn Muhammad Al-Gharbi dan Sheikh Abdul Ghani Dehlwi juga memberinya izin untuk berbagai isnad.Dia meninggal di Rabi ul Awwal 1304 A.H. pada usia muda 39 dan dimakamkan di kuburan leluhurnya.
Sumber: Jamiatul Ulama (KwaZulu-Natal)
               Haqislam
Semoga Allah swt memaafkannya, memberinya rahmat, dan meninggikan statusnya. Semoga Allah juga memberi kita kemampuan untuk mendapatkan keuntungan dari karya tulis Maulana.AmIIN