Rabu, 24 Mei 2017

Kemungkinan Pengalihan Isu Bom Terminal Kampung Melayu

Perlu dicatat bahwa , ini adalah sebuah kemungkinan , bisa iya dan bisa tidak

*Bom Terminal Kampung Melayu, Tidak Perlu Kaget, Bukankah Kita Sudah Terbiasa dengan Pola-Pola Pengalihan Isu Seperti Ini ???*
Kenapa tiba-tiba ada ledakan bom ?, mari kita cek peristiwa apa saja belakangan ini yang mewarnai pemberitaan nasional :
1. POLRI sedang tersudut, satu hari lalu Kapolri habis dicecar dalam raker bersama Komisi III DPR RI terkait sepak terjang POLRI yang diduga tebang pilih, yaitu kriminalisasi Umat Islam baik Ulamanya maupun aktivisnya.
2. Beberapa isu yang coba dikembangkan oleh pemerintah untuk memperburuk citra Umat Islam gagal total, dari pembubaran HTI (banyak protes dan serangan balik dari Umat), kriminalisasi Ulama (juga mengalami protes keras dari Umat bahkan DPR RI).
3. Upaya membela Ahok jelas sudah gagal total, dan ada pihak-pihak yang tidak terlihat bernafsu mengkriminalisasi Umat Islam. Sebagai upaya politik balas dendam.
4. Kali ini bom terjadi di terminal, jelas sangat aneh dan absurd, kemaren-kemaren (yang tentu juga janggal-janggal) bom biasanya meledak di kawasan elit, markas kepolisian, atau kawasan yang lekat dengan simbol asing khususnya amerika dan rumah ibadah. Anehkan kalau sekarang terjadi di terminal tempat rakyat jelata berkumpul, boleh jadi para perancang bom ini berhitung untuk mengurangi dampak yang tidak diinginkan baik secara ekonomi dll, jadi terminal yang dihantam.
5. Perlu diingat malam ini 24/5/2017 umat kristiani sedang bersiap merayakan hari besar mereka, tapi ternyata bukan gereja yang dihantam bom. Jika nanti POLRI (seperti biasa) mengaitkan dengan motif agama (baca : Islam), ya gak nyambung lah.
6. Nampaknya, patut diduga perancang aksi bom ini memang ingin mengaitkan dengan isu agama dengan memanfaatkan momentum jelang hari besar kaum kritiani, tapi lagi-lagi mereka coba main aman supaya tidak ada dampak yang terlalu merugikan, akhirnya terminal lah yang dijadikan lokasi aksi tersebut.
7. Kapolri dan Kapolda cepat sekali tiba di lokasi, apa jangan-jangan memang sudah...hmmm...you know what i mean lah. (Oya, Kapolri padahal kabarnya akan bertolak ke Mekkah malam ini)
8. Bisa juga kita cermati, kemarin bersamaan dengan dipermalukannya Kapolri di DPR RI, GNPF-MUI baru saja mengadakan konpers yang isinya akan terus 'melawan' kriminalisasi terhadap Ulama dan ketidakadilan terhadap Umat Islam. Maka diadakan lah aksi bom hari ini, dan pas juga dengan momen hari besar umat kristiani.
9. Tiga hari lagi ramadhan, Umat Islam sedang bersiap untuk mengisi ramadhan setelah mendapat 'kemenangan' dalam aksi-aksi kemarin melawan ketidakadilan, jika nanti POLRI mengaitkan ini dengan isu agama (baca : jihad dan Islam) maka terlihat sekali ada yang ingin merusak citra Umat Islam.
10. Belakangan mahasiswa juga demo di depan istana dari kawan-kawan KAMMI yang notabene organisasi kemahasiswaan Islam. Ada kaitannya gak ya ? Bisa aja kalau mau dikaitkan.
11. Penguasa negri ini baru saja menebar ancaman dan menakut-nakuti (baca : teror) pihak-pihak yang konon menentang pancasila dengan kalimat "gebuk". Nah, dengan adanya aksi ini dan biasanya akan dikaitkan dengan isu agama (baca : Islam) sudah keliatan kan pihak yang akan "digebuk" setelah ini siapa ???.
12. Apa lagi ya ??? Tambahin sendiri deh...intinya kita sih udah biasa lah dan paham pola-pola pihak penguasa yang macam begini.
*Sampai kapan permainan kotor seperti ini dilanjutkan oleh pihak yang berkuasa ???*

Senin, 22 Mei 2017

Mengambil Teladan dari Muhammad Abduh

Bismillahirrohmanirrohim

Mengambil teladan, bisa dari mana saja, bahkan orang gila sekalipun , karena Ilmu bukanlah sesuatu hal  yang terkait dengan Formalitas sekolahan, atau kehebatan seorang guru, terkadang orang yang kita anggap remeh, sangat banyak ilmu yang bisa didapat darinya. Kendati lagi Ilmu dari seorang Ulama 'Modern' Syeikh Muhammad Abduh.Walaupun dalam beberapa hal, Syeikh Abduh dituding sebagai pemikir Liberal, Namun tetap saja Beliau adalah Seorang tokoh yang dikenal sebagai Ahli Tafsir, Ahli Hukum Islam, Ahli Logika, Ilmu kalam, Bahasa Arab dan Soal / permasalahan dalam kemasyarakatan.
Dan Melalui beliaulah kita dapat merasakan Suatu Ilmu yang sangat indah, yang beliau tuangkan dalam Tafsir Al- Manar yang dapat kita temui di toko Buku" di Hampir seluruh belahan Dunia.

Penulis Mengingat ada Satu Perkataan yang sangat terkenal dari beliau , yang akan menjadi bahan Penulis Pada Tulisan ini.
Perkataan itu ialah : "Al-Islamu Mahjubun bil-Muslimun" "Islam itu terhalang (pen- Keindahannya ) karena (pen- Kerusakan ) Orang Islam itu sendiri.
 Suatu kata yang sangat dalam untuk direnungi. Penulis sering mengganti nama Penulis untuk menggantikan Kata al Muslimun. maka artinya akan berubah menjadi 'Keindahan Islam itu terhalang karena ketololan saya' .
 
Kalau dahulu yang dimaksudkan oleh Syeikh Muhammad Abduh adalah Kebodohan dan Ketololan dalam berfikir karena fanatisme mazhab, atau fanatisme kelompok , sehingga timbul rasa 'kelompokku lah yang paling benar' dan menyerah pada takdir tanpa disertai rasa Usaha

Lalu Apa Maksud perkataan Syeikh Abduh  pada Zaman Sekarang ?

Umat Islam sibuk dengan hal hal yang sebenarnya tidak diperlukan.

Kita terlalu sibuk terkadang mengurusi suatu yang bukan Urusan kita, mengurusi Facebook yang kita rasa lebih kita perlukan dari agama kita. Mengutamakan bermain daripada belajar, mengutamakan Rupa daripada Ilmu.
Media Sedang bersatu untuk menurunkan citra Islam di mata dunia , Mengapa? Karena ada bahan yang bisa mereka berikan kepada Dunia.

Contohnya. Mereka katakan Islam radikal, bahannya adalah Isis atau Al Qaeda atau pembantaian Syiah Nushairi di Suriah
-Mereka Katakan Islam itu bodoh, Bahannya adalah kebanyakan Ilmuan berasal dari Eropa.
Ini memang nyata teman, kalau kita katakan , ahh engga kok , kan banyak juga Ilmuan yang Muslim. Ya , memang banyak, tapi tidak sebanyak Ilmuan mereka.
Inilah yang dinamakan Kejumudan dalam berfikir menurut Muhammad Abduh.

Lihatlah di zaman sekarang, Bukankah Ummat Islam begitu mudahnya dibeli. Ada yang dibeli dengan Uang, lalu kemudian menjadi liberal, ada yang dibeli dengan wanita cantik, lalu Murtad. Ada yang ditawarkan gaji Melimpah, kemudian berubah menjadi pendeta

Ayo, mari kita sadarkan diri, keluarga , teman dan saudara Kita sesama Muslim . Insya Allah
" Siapa yang menunjuki orang lain suatu kebaikan, baginya kebaikan tersebut tanpa mengurangi       pahala orang yang berbuat baik tersebut. ( HR.Bukhari / Muslim )

Minggu, 21 Mei 2017

Biografi Abu Hilal Al-Askari

Hassan bin Abdullah bin Sahl bin Sa'id bin Yahya bin Mehran Al Askari
Abu Hilal Lahir di Askar Makram Inti Ahwaz antara Basra dan Persia

الحسن بن عبد الله بن سهل بن سعيد بن يحيى بن مهران العسكري أبو هلال

Bioghraphy Abu Hilal Al-Askari

Kamis, 18 Mei 2017

Waspada Pemurtadan

 بسم الله الرحمن الرحيم
Menurut data yang kami temui, bahwasanya di Indonesia Terjadi pemurtadan yang cukup besar, Yaitu 2 Juta orang per tahun , 97 % Pindah ke agama Kristen, Dan pertumbuhan Gereja di Indonesia mencapai 385 % ( Kurang Lebih di Tahun 2016 ) .
Mengapa begitu mudahnya Murtad? Jawaban sederhananya ialah kebodohan.
secara tak sadar, umat islam di Indonesia telah dibodohi , tapi tetap merasa pintar. Di adu domba tapi tak merasa berseteru, dibully tapi tak merasa terhina, disudutkan, tapi tak merasa tersudutkan.

Islam terus mengalami Penyusutan di Indonesia.
Dahulu Umat islam 95 % , kemudian tahun selanjutnya 93 % , 90 % , dan pada Tahun 2010 , menurut Badan Pusat Statistik  bahwa, persentase umat Islam 87,18 persen; Kristen 6,96 persen; Katolik 2,91 persen; Hindu 1,69 persen; Budha 0,72 persen; Konghucu 0,05 persen; dan lainnya 0,13 persen.

Waspadai 5 Taktik Yahudi & Misionaris Terhadap Islam

1.Diskriminasi Media terhadap Islam

Kita tak sadar, media menyudutkan Islam, Kekerasan Fpi misalnya, selalu ditampilkan sebagai hal yang menakutkan, ketika mendengar Fpi, yang terlintas difikiran orang yang telah dibodohi media hanya 'Rasa ingin menang Sendiri' dan ' Kelompok Radikal'. Tetapi ketika Fpi menyumbang 1 miliar per tahun ke Suriah/ Palestine , Membangun rumah bagi warga aceh yg terkena gempa dan Tsunami, Seakan Media bungkam dan tak mau tau dengan kebaikan Islam.
Tetapi ketika kelompok yang menamakan diri Pro kebhinekaan muncul membagikan bunga di jalanan, membagikan permen , mereka angkat bagaikan Ke-Apikan Sosial.

Sama halnya ketika ada oknum Partai yang identik dengan Islam Korupsi, contohnya saja PKS , Media Indonesia tak ubahnya seperti Rumah yang kemasukan Buaya, Heboh dan menjerit jerit hendak memberitakan 'Kebiadaban Agama yang mengaku menjunjung adil di setiap kesempatannya.'
Tetapi ketika Oknum Kristen dan Katolik menjadi Tersangka  Dalam Kasus BLBI, mereka seakan Bungkam tak mau bicara, Terutama Metro Tv biadab. Padahal, Jumlah korupsi mereka , Jauh lebih banyak ( Puluhan kali lipat ) dari Korupsi Oknum Pks.



2. Menggunakan Romantisme
Hal ini Akan penulis Bahas lebih Jauh pada tulisan yang akan datang, Singkatnya, jurus ini sangatlah ampuh bagi mereka, dengan modus pacaran, menghamili, mengawini lalu dimurtadkan. Bukan hanya sampai disini , tingkat terendahnya ialah menjadikan gambaran bahwa pacaran , adalah Indah untuk dilakukan dan tergolong biasa, terutama pacaran dengan beda Agama.
Bagaimana Cara penyebarannya ? Dengan Film yang sering anda tonton di televisi.
Bukankan hampir di setiap film selalu menampilkan sisi Percintaan ala barat ?
Bukankah anda terbiasa menonton Aurat yang terpampang di Muka anda , sehingga tampak biasa ?
Ingat Asmirandah yang akhirnya Murtad karena dipacari Misionaris ?

3. Bergerak di Kegiatan Sosial

Tsunami  aceh 2004 , menurunkan banyak bala bantuan dari PBB, Salah satunya pastor Scott Biner , dari Amerika.  Umat islam  Kemudian Rela menukar Iman dengan Sebungkus supermi, menukar iman dengan sebuah Baju . Mungkin kedengaran diada adakan , tetapi begitulah adanya,


4. Kristenisasi Berkedok Hadiah
Sudah nonton di youtube , kegiatan Car Free day jakarta , yang menggunakan segala jurus kristenisasi , kalau belum tonton disini 

5. Kristenisasi Melalui pendidikan
Kristenisasi melalui pendidikan dilakukan dengan berbagai cara, misalnya memberi bantuan biaya sekolah dan beasiswa, berkedok kampanye antinarkoba di kalangan pelajar, dan mewajibkan siswa Muslim untuk mengikuti pendidikan agama Kristen. Para pelajar dan mahasiswa pun menjadi sasaran para misionaris.
Pada pertengahan Maret 2001, kelompok misionaris yang menamakan diri Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia (LPMI) membagi-bagikan paket gratis kepada para pelajar di Surakarta berisi sebuah kaset mengenai kisah Yesus menurut Injil Lukas dengan ditutup kampanye antinarkoba bertajuk “Say No Drugs!” dan kiat belajar efektif. Dalam paket itu juga terdapat obat-obatan dan permen produksi sebuah perusahaan obat dan permen terkemuka. Banyak siswa-siswi SMA Negeri 1, 2, dan 3 Surakarta yang menerima paket tersebut.
Di kampung Kamasan di kawasan Anyer Propinsi Banten, gerakan Kristenisasi mendompleng Kementrian Pemberdayaan Perempuan dengan berkedok bantuan dan misi pendidikan. Pada Maret 2004, instansi ini melakukan Bakti Sosial berupa pembagian buku dan alat tulis. Bahan-bahan bacaan agama Kristen yang meliputi Injil dalam versi komik, buku mewarnai bergambar gereja, dan alat-alat lainnya yang bersimbol salib memenuhi paket bantuan. Padahal paket bantuan ini disebar ke beberapa sekolah dasar, bahkan ke madrasah-madrasah yang tersebar di pelosok-pelosok kecamatan Anyer.

Sekali Lagi, waspada pemurtadan 

Biografi Maulana Abdul Hayy Lucknawi

Bismillah, Alhamdulillah ,
Biografi Maulana Abdul Hayy Lucknawi  Ulama india
Maulana Abdul Hayy Lucknawi [1264 - 1304 A.H.] 
Ia lahir di Banda, India, pada hari Selasa 26 Zul Qada 1264 A.H, penulis banyak karya terkenal dan seorang ilmuwan besar pada masanya. Dia adalah keturunan Sayyidina Abu Ayyub Ansari (R.A).Pendahulunya beremigrasi dari Madinah Munawwarah ke Hirat, lalu ke Lahore, Delhi dan akhirnya ke Sihala dan Firangi Mahal dekat Lucknow. Para ilmuwan saleh dan mulia selalu mendiami wilayah ini.Maulana Abdul Hayy mulai menghafal Alquran pada usia lima tahun. Dia dianugerahi memori yang luar biasa sejak kecil sampai-sampai dengan kata-katanya sendiri, dia ingat saat dia dipukuli pada usia tiga tahun.Dia awalnya belajar Quran oleh Hafiz Qasim Ali. Selanjutnya orang tuanya pindah ke Jaunpur dimana dia meneruskannya oleh Hafiz Ibraheem. Dia selesai menghafal Quran pada usia sepuluh tahun. Selama periode hifz-nya, dia juga mempelajari beberapa buku Persia di bawah ayahnya yang terpelajar.Ketika dia berusia sebelas tahun, dia memulai studi Islamnya di bawah ayahnya yang pada waktu itu mengajar di Jaunpur. Ia mempelajari semua buku dari Mizanus Sarf (Morfologi Arab) sampai tafsir Baydawi, lolos pada usia tujuh belas tahun. Setelah kematian ayahnya, ia belajar beberapa buku matematika di bawah tutor ayahnya, Maulana Muhammad Ni ?? matullah. (1290 A.H)Allah Taâ € ™ alaihi Maulana Abdul Hayy sejak kecil dengan cinta mengajar dan menulis. Setiap buku yang ia pelajari, ia mengajarkannya sesudahnya. Sebagai konsekuensinya, ia mengembangkan kemampuan luar biasa dalam setiap mata pelajaran. Tidak ada buku teks tentang masalah apa pun yang tetap sulit baginya sejauh dia bisa mengajar buku yang sebelumnya tidak dia pelajari oleh tutor seperti Al Isharat dari Tusi, Al ufuqul Mubin dan Qanunut Tibb, dll.Dia mengajar sebentar di Hyderabad. Selanjutnya dia pergi ke Lucknow dimana dia tinggal selama sisa hidupnya melayani Deen. Maulana Abdul Hayy ibn Fakhruddin Nadwi (1896 ?? 1923), ayah dari Maulana Abul Hasan Nadwi dan penulis Nuzhatul Khawatir, menceritakan bahwa dia sering menghadiri Maulana Abdul Hayy Majlis (kuliah beberapa kali) dan merasa sangat cerdas. , Terpelajar, samudra pengetahuan, mengenal dengan baik seluk-beluk Syariah sampai-sampai ia menjadi cendekiawan yang diakui secara internasional. Kapan pun ada diskusi dengan para ilmuwan, Maulana Abdul Hayy akan tetap diam sampai semua ilmuwan berbicara dan akhirnya mereka akan beralih kepadanya dengan sebuah pernyataan yang menentukan. Semua orang dengan suara bulat akan menerima vonisnya. Dia adalah salah satu keajaiban India dan tidak ada yang membantah kebajikannya yang tak tertandingi.Murid-muridnya benar-benar puas dengan metodologinya. Maulana Ni ?? matullah, gurunya, biasa memuji puji-pujiannya dengan murah hati. Karena cinta yang kuat untuk menulis, dia menulis lebih dari seratus buku tentang banyak topik seperti tata bahasa, morfologi, logika, fikih dan hadis, dll.Dia ditawari jabatan Hakim setelah ayahnya meninggal namun menolak, mengingat bahaya pendudukan dan merasa puas dengan barang-barang kecil yang dimilikinya. Dia merasa telah menerima tawaran itu, hal itu akan menghambat karir mengajar dan menulisnya.Salah satu karunia agung Allah Taa atas dia adalah keunggulan dan kesesuaiannya dengan ilmu Hadis dan Yurisprudensi Hadis. Dia selalu memilih moderat, menerima pandangan para fukaha selama ada bukti yang memadai dari Quran dan Hadis.Allah Ta'a juga memberinya kemampuan untuk melihat mimpi sejati dimana dia diberi beberapa indikasi. Dia melihat Sayyidina Abu Bakr, Umar, ibn Abbas, Fathima. Aisha, Ummu Habibah dan Muawiyah (radiyallahu anhum ajmaeen). Dalam mimpinya dan dia juga bertemu dengan Imam Malik (Syah), Shamasud Deen Sakhawi, Imam Suyuti dan cendekiawan lainnya, yang darinya dia diuntungkan sebagaimana disebutkan dalam buku terpisah mengenai topik ini.Mufti Makkah, Syekh Ahmad Ibn Zain Dahlan memberinya izin untuk semua isnad (rantai narasi) dari Al Hidayah dari Marghinanai dan juga apa yang telah dia pelajari dari semua gurunya. Mufti Muhammad bin Abdullah Hanbali dari Makkah, Sheikh Muhammad Ibn Muhammad Al-Gharbi dan Sheikh Abdul Ghani Dehlwi juga memberinya izin untuk berbagai isnad.Dia meninggal di Rabi ul Awwal 1304 A.H. pada usia muda 39 dan dimakamkan di kuburan leluhurnya.
Sumber: Jamiatul Ulama (KwaZulu-Natal)
               Haqislam
Semoga Allah swt memaafkannya, memberinya rahmat, dan meninggikan statusnya. Semoga Allah juga memberi kita kemampuan untuk mendapatkan keuntungan dari karya tulis Maulana.AmIIN

Senin, 15 Mei 2017

Berharap Tak berdosa

Al-Allamah Thahir bin Muhammad Al-Isfaraini (Rahimahullah), guru Imam Ghazali (Rahimahullah) berdoa selama tiga puluh tahun kepada Allah untuk membuatnya tidak berdosa. Dia ingin benar-benar terbebas dari segala jenis dosa. Ini adalah status khusus yang dia cari. Hanya orang yang tidak mau mempermalukan Allah bisa membuat doa semacam itu. Suatu hari dia berpikir bahwa meskipun dia telah memohon selama tiga puluh tahun, Allah tidak menerima doanya meskipun ia seorang yang Karim (dermawan  / pemberi).Sebuah suara berseru dari langit sambil berkata, "Wahai Isfaraini, Anda ingin menjadi tidak berdosa saat saya membuat dua jalan untuk menjadi wali. Yang satu adalah jalan kesalehan dan yang lain jalan pertobatan. Tidakkah kamu membacakan ayat di dalam Al Qur'an? Dimana Allah berfirman bahwa Dia mengasihi orang-orang yang bertobat. Bila ada dua jendela, mengapa Anda menentukannya? Jika karena kelemahan manusia, Anda melakukan dosa, datang dan dekatlah dengan-Ku dengan bertobat. Jangan melakukan dosa dengan sengaja. Bila ada lumpur yang berlebih, gajah pun bisa tergelincir. Karena itu, jika Anda melakukan dosa, bertobat dan menjadi kekasihku. Mengapa Anda hanya ingin datang melalui jalur kesalehan saat saya membuka pintu pertobatan juga? Ketika saya membuka dua pintu, mengapa Anda hanya mengangkat satu untuk diri Anda sendiri? Jadilah kekasihku melalui jalan pertobatan. Meminta perlindungan dari dosa, bukan untuk menjadi tidak berdosa. "

Source : haqislam.org

Mata Uang Surga | Nasehat Muslim

Setiap negara memiliki mata uang finansialnya. Rupee Pakistan tidak dapat berfungsi di Amerika, di mana mata uangnya adalah dolar, dan siapa pun yang memiliki lebih banyak dolar akan hidup dengan lebih nyaman. Demikian juga, mata uang Arab Saudi adalah riyal, dan siapa pun yang memiliki lebih banyak riyal akan jauh lebih kaya daripada orang yang tidak.
Mata uang akhirat adalah perbuatan benar dan tidak ada mata uang lain yang akan menguntungkan manusia setelah kematiannya. Tidak akan ada pertukaran mata uang asing dimana dia bisa mengubah uangnya untuk perbuatan baik seperti yang kita lakukan di sini saat bepergian dari satu negara ke negara lain. Orang yang memiliki lebih banyak mata uang amal ini akan lebih nyaman daripada orang yang tidak. Hari ini kita telah diberi waktu untuk mengumpulkan mata uang ini sehingga kita bisa merasa nyaman di akhirat. Ini akan terlambat di kuburan.
Apakah manusia pernah berhenti untuk merenungkan kenyataan bahwa dia sudah tua? Jawabannya adalah tegas bukan karena pria selalu menganggap dirinya muda dalam segala situasi. Masa mudanya tergelincir dan manusia menjadi cangkang yang kosong tapi dia tidak menyadari hal ini. Dia masih menganggap dirinya muda saat Malaikat Maut datang untuknya.


Sumber : Tasawwuf.org